DESA NGAMPANG MAS

Kerusakan Tidak Hanya Menimpa Rumah Warga, Sejumlah Fasilitas Umum dan Pelayanan Masyarakat Juga Ikut Terdampak

16 Sep 2026  •  Admin  •  28 kali dilihat
Dampak Gempa Flores, 131 Rumah Warga Desa Ngampang Mas Terdampak
Kerusakan Tidak Hanya Menimpa Rumah Warga, Sejumlah Fasilitas Umum dan Pelayanan Masyarakat Juga Ikut Terdampak
NGAMPANG MAS, MANGGARAI TIMUR– Gempa bumi yang mengguncang wilayah Pulau Flores turut memberikan dampak bagi masyarakat Desa Ngampang Mas, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Berdasarkan hasil pendataan sementara yang dilakukan Pemerintah Desa bersama perangkat desa dan tim di lapangan, tercatat sebanyak 131 rumah warga mengalami dampak atau kerusakan dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda.

Dari jumlah tersebut, kondisi rumah warga bervariasi mulai dari rusak ringan, rusak sedang hingga rusak berat. Pendataan terhadap rumah warga masih terus dilakukan untuk memastikan seluruh masyarakat yang terdampak dapat tercatat secara lengkap.

Selain rumah warga, gempa juga berdampak pada sejumlah fasilitas publik dan fasilitas pelayanan masyarakat. Beberapa di antaranya adalah gereja, sekolah, Kantor Desa, Polindes (Poliklinik Desa), serta fasilitas umum lainnya.

Salah satu dampak yang cukup dirasakan masyarakat adalah kerusakan pada Jaringan pipa air minum bersih Desa Ngampang Mas. Kerusakan jaringan tersebut mengganggu akses masyarakat terhadap kebutuhan air bersih sehingga menjadi salah satu perhatian Pemerintah Desa dalam proses penanganan pascagempa.

Kepala Desa: Jangan Panik, Tetap Waspada

Kepala Desa Ngampang Mas, Bapak Ansi, mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, namun tidak mengabaikan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Masyarakat diminta untuk mengikuti informasi dan arahan dari pemerintah serta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan keselamatan.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Desa Ngampang Mas agar tetap tenang dan selalu waspada. Kita tidak pernah tahu kapan gempa susulan terjadi. Karena itu, keselamatan masyarakat harus menjadi yang utama. Bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan, terutama yang rusak berat, agar sementara waktu menghindari bangunan tersebut dan mengikuti arahan dari pemerintah,” ujar Bapak Ansi.

Kepala Desa juga meminta seluruh Kepala Dusun agar melakukan pendataan secara menyeluruh di wilayah masing-masing.

“Saya sudah meminta kepada seluruh Kepala Dusun agar mendata semua rumah warga. Jangan sampai ada satu pun rumah masyarakat yang terdampak tetapi tidak masuk dalam pendataan. Data 131 rumah ini masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui sesuai hasil pendataan serta verifikasi di lapangan,” tegasnya.

Menurutnya, pendataan yang akurat sangat penting agar kondisi masyarakat dapat diketahui secara menyeluruh dan menjadi dasar dalam proses koordinasi penanganan dampak bencana dengan pemerintah di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Dampak Gempa Juga Dirasakan Secara Psikologis

Gempa bumi tidak hanya menyebabkan kerusakan secara fisik. Rasa takut dan trauma juga masih dirasakan oleh sebagian masyarakat Desa Ngampang Mas, terutama anak-anak dan ibu hamil.

Sekretaris Desa Ngampang Mas, Yonan, mengungkapkan bahwa kondisi psikologis masyarakat menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian dalam situasi pascagempa.

> “Selain kerusakan secara fisik, masyarakat juga mengalami dampak secara psikologis. Terutama anak-anak dan ibu hamil yang masih merasa takut setelah mengalami guncangan gempa,” ungkap Yonan.

Ia menambahkan, kepanikan yang dialami anak-anak bahkan membuat mereka menjadi sangat sensitif terhadap suara atau getaran di sekitar.

“Saking paniknya, anak-anak ketika mendengar mobil lewat saja terkadang mereka berpikir itu gempa. Ini menunjukkan bahwa rasa takut dan trauma masih sangat dirasakan oleh anak-anak kita,” kata Yonan.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian dan dukungan dari semua pihak. Masyarakat diharapkan dapat saling menguatkan, khususnya dalam memberikan rasa aman kepada anak-anak, ibu hamil, lansia dan warga yang masih mengalami trauma.

Pendataan Kerusakan Terus Dilakukan

Pemerintah Desa Ngampang Mas memastikan proses pendataan dampak gempa masih terus berlangsung. Perangkat desa dan Kepala Dusun diarahkan untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan seluruh rumah warga dan fasilitas umum yang terdampak dapat terdata.

Data 131 rumah terdampak yang tercatat saat ini belum merupakan data final. Jumlah tersebut masih dapat berubah seiring dengan proses pendataan dan verifikasi lebih lanjut.

Pemerintah Desa juga terus memantau kondisi masyarakat serta melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur terkait langkah-langkah penanganan pascabencana.

Bersama Menghadapi Masa Pemulihan

Di tengah kondisi pascagempa, Pemerintah Desa Ngampang Mas mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan dan saling membantu.

Kewaspadaan, ketenangan, kepedulian dan kerja sama seluruh masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi masa pemulihan.

Pemerintah Desa Ngampang Mas akan terus melakukan pemantauan, pendataan dan pembaruan informasi mengenai dampak gempa serta kondisi masyarakat di wilayah Desa Ngampang Mas.

Data kerusakan: sementara dan masih dalam proses pendataan serta verifikasi.